PRAHARA KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

50

KPK sudah berdiri sejak Desember 2003 sebagai bagian dari agenda reformasi tahun 1998. Hingga tahun 2019, KPK telah menangkap 1.125 koruptor. Sejak era Jokowi berjaya pun, KPK telah menyelamatkan 65 triliun uang rakyat. Dan tidak pernah absen, setiap pergantian era presiden selalu ada permasalahan yang disorot oleh masyarakat.

Tahun ini masyarakat menyorot tes wawasan kebangsaan yang diadakan pemerintah untuk menjadikan pegawai KPK sebagai PNS. Dalam tes ini terdapat 75 orang tidak lolos, dimana 51 orang diberhentikan dan sisanya mengikuti pembinaan. Salah satu pegawai yang diberhentikan adalah Novel Baswedan.

Melalui wawancara eksklusif kepada pegawai KPK yang tidak lolos, beberapa pegawai KPK telah mengetahui adanya tes TWK sehingga mereka sudah menyiapkan jawaban terbaik. Namun menurut Benny (Jejaring Masyarakat), soal TWK yang mereka terima bukan seperti tes CPNS pada umumnya.[1]

Tes TWK dianggap oleh masyarakat sebagai alat untuk menyingkirkan pegawai KPK yang memiliki integritas dalam pekerjaan. Pada saat yang sama negara seharusnya merugi karna telah menyingkirkan pegawai KPK yang berintegritas. Kami tetap berharap bahwa pemerintah telah memilih keputusan yang tepat untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Penulis: Ninda

 

MENGUPAS TUNTAS TIPS “DIET SEHAT BAGI PASIEN KANKER”

102

Bagi pasien kanker mengatur pola makan sehat demi mendukung efektivitas terapi adalah tantangan yang cukup sulit dilakukan. Berbagai hambatan kerap dilalui, mualai dari efek mual muntah akibat kemoterapi, kondisi tubuh yang lemas hingga menyebabkan menurunnya nafsu makan. Seluruh hambatan dapat diatasi dengan diet yang tepat.

Sabtu (12/06) tim paliatif menggelar seminar online berjudul “Diet Sehat Pasien Kanker” bersama seorang dokter spesialis giziklinik, dr. Noviani, Sp.GK. Seminar ini bertujuan menjawab keresahan pasien tentang cara mengatuh pola dan kebiasaan hidup sehat. Tidak hanya bagi pasien kanker, ‘seminar ini juge diikuti oleh berbagai kalangan, baik keluarga/ caregiver, tenaga kesehatan, mmahasiswa dan pemerhati kanker.

Seminar online paliatif dilakukan secera virtual melalui zoom dan disiarkan langsung di youtube Cahnnel @Gerwita Institute. Kliklink di bawah ini untuk menonton live record youtube.

http://bit.ly/youtubepaliatif

STOP PENYEBARAN VIDEO ASUSILA MILIK PASANGAN

112

Banyak pasangan yang mengabadikan hubungan intim melalui rekaman video. Hal ini wajar apabila sudah disepakati kedua belah pihak. Namun, dalam beberapa kasus video ini malah dijadikan senjata ancaman bagi salah satu pihak. Dalihnya pun bermacam-macam, entah takut ditinggalkan atau takut diceraikan.

Aturan mengenai penyebaran video yang melanggar asusila terdapat dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Nomor 19 Tahun 2016.

Pasal 27 dan Pasal 45 UU ITE mengatur bahwa siapapun yang menyebarkan dokumen elektronik bermuatan konten melangar kesusilaan dapat dijerat sanksi pidana maksimal 6 tahun atau denda maksimal Rp 1 miliar.

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan,” bunyi Pasal 27 Ayat 1.

“Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” bunyi Pasal 45 Ayat 1.

Selain bagian dari tindak pidana, penyebaran video yang melanggar asusila juga dapat mengguncang psikologis pasangan yang ada di dalam video. Tentu mereka akan merasa tertekan dengan pandangan publik.

Maka dari itu, kita perlu BERHENTI MENYEBARKAN VIDEO ASUSILA milik siapapun. Hal ini bertujuan untuk menciptakan dunia digital yang bersih dan aman untuk semua usia.

(Penulis/penyunting: Ninda/Ryn)

Kanker Anak dan Sepaket Harapan

180

Kanker sangat mungkin terjadi pada semua orang baik itu dewasa, remaja, atau anak-anak sekalipun. Dikutip dari laman Kemenkes RI kanker merupakan pertumbuhan sel atau jaringan secara tidak terkendali, terus bertumbuh dan bertambah, serta immortal atau tidak dapat mati. Sel kanker juga dapat menyusup ke jaringan sekitar dan dapat menyebar.

Dari berbagai jenis kanker, beberapa kerap menyerang anak-anak. Kanker anak adalah kanker yang menyerang anak berusia di bawah 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Menurut Sistem Registrasi Kanker di Indonesia (SriKanDI) tahun 2005-2007, perkiraan angka kejadian kanker anak (0-17 tahun) sebesar 9 per 100.000 anak, atau di antara 100.000 anak terdapat 9 anak yang menderita kanker. Pada anak usia 0-5 tahun angka kejadiannya lebih tinggi yaitu 18 per 100.000 anak, sedangkan pada usia 5-14 tahun 10 per 100.000 anak (Kemenker RI, 2018).

Kanker yang terjadi pada anak dapat dikatakan berbeda dibanding pada orang dewasa, sebab kanker pada anak lebih sulit diketahui dan butuh penanganan khusus. Hal ini dikarenakan pada umumnya anak-anak belum mampu untuk mengemukakan apa yang dirasakan. Mengingat kompleksnya penyakit kanker maka penyembuhan anak-anak dengan penyakit kanker terbilang cukup rumit dan sulit serta membutuhkan waktu yang lama. Butuh waktu sekitar dua hingga tiga tahun untuk perawatan anak-anak dengan penyakit kanker.

Rachel House adalah sebuah yayasan sosial nirlaba, yang memberikan layanan medis khusus berupa layanan paliatif bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang hidup dengan penyakit serius seperti kanker dan HIV, di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sejak Rachel House didirikan di tahun 2006, yayasan ini memiliki visi untuk Indonesia dimana tidak ada lagi anak yang harus hidup atau meninggal dalam kesakitan. Demi keterecapaian visi tersebut, Rachel House meluncurkan sebuah buku untuk memandu pelaku rawat agar dapat memberikan perawatan dasar kepada anak mereka yang hidup dengan penyakit serius di rumah.

Dengan keberadaan buku ini, Rachel House berharap agar anak-anak dengan penyakit serius di seluruh Indonesia dapat merasakan manfaatnya serta memperoleh kenyamanan dalam melewati suatu perjalanan hidup yang tidak mudah dan agar pelaku rawat dapat memberi perawatan yang lebih optimal bagi buah hati yang mereka cintai.

 

Untuk download silahkan klik gambar dibawah ini:

Download E-book Asuhan Paliatif Anak (Rachel House)

Info lebih lanjut kunjungi website: rachel-house.org

OUR ROUTINE ACTIVITY

386

The Covid-19 pandemic has limited almost all daily activities. In anticipating this, the palliative team arranged several online programs to continue providing support for cancer patients. although almost all activities are carried out online, the palliative team still coordinates with the doctors and nurses of the oncology unit at Baladhika Husada Hospital to provide services that can help cancer patients. Routine activities that are still being carried out today are online consultation, entrusted services queue number, online sharing, and a home visit.

No.

Activity Purpose

Time/Date

1.

Entrusted Queue Number To help patients on registration  collectively Every Monday, Wednesday, and Friday

Time: conditional

2.

Online Consultation Patient consultation services through the palliative team to oncologists at Baladhika Husada Hospital via WhatsApp online Every Monday to Friday

Time :

at 08.00 AM – 02.00 PM

3.

Health Information Online Sharing Share health information and detect patient needs

Purpose: to educate patients and families

Conditional

4.

Home Visit   Helping patient care, motivating, and educate patients and their families about self-care Conditional

SPECIAL GIFT FOR SPECIAL ONE

474

Palliative care team recently got special donations from our partner, Nestle Health ScienceNestle Health Science engaged in the fulfilment of nutritional therapy for cancer patients. About 50 boxes of Isocal milk and 15 cans of Boost Optimum milk were donated to several cancer patients through the palliative team. This assistance was specifically given to the patients with certain conditions because our aim is to bolster up the patient’s nutritional needs during therapy.

VIRTUAL RELAXATION: AN ALTERNATIVE METHOD FOR CANCER PATIENTS STRESS MANAGEMENT

373

Psychological conditions, in general, have a very important role in supporting the cancer patient therapy. Various things can trigger stress that affects the patient’s psychological condition while undergoing treatment. In dealing with psychological problems, it is necessary to have good coordination between patients, families, and health practitioners to keep the patient’s condition stable during treatment. One of the methods of stress management that can be done by patients and their families is a relaxation program.

To solve psychological problems in cancer patients, the palliative team held Virtual Relaxation Program. This program was carried independently by the patients and their families in their respective homes under the direction of the palliative team. In collaboration with Mrs I Gusti Ayu Karnasih, M. Kep, Ns. Sp. Kep Mat, Garwita Institute designed relaxation recordings that were made and customized to the conditions of the patients.

The palliative team and volunteers did an assessment as an initial stage and also a post-relaxation assessment to know the patients’ conditions further. Some patients became calmer after the program. Besides, the feeling of anxiety towards the disease also gradually decreased after undergoing the relaxation regularly. Based on the interim evaluation, the palliative team will continue to study and conduct research to produce relaxation records that can be useful for many more cancer patients.

Relaksasi Sebagai Alternatif Menunjang Keberhasilan Terapi Pasien Kanker

366

Kondisi psikologis secara umum memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan terapi pasien kanker.  Berbagai hal dapat menjadi pemicu stres sehingga mempengaruhi kondisi psikologis pasien kanker saat menjalani pengobatan. Untuk mengatasi hal ini pasien dan keluarga harus saling bekerjasama dalam mengelola stres dan menjaga kondisi psikologis pasien tetapstabil selama masa pengobatan. Metode pengelolaan stress yang dapat dilakukan oleh pasien dan keluarga salah satunya dengan memanfaatkan alternatif relaksasi.

Penjelasan seputar kondisi psikologis pasien kanker dibahas secara jelas dan menarik oleh dr. Andreas Andrianto, Sp.B(K)Onk dalam webinar yang diadakan oleh Tim Perawatan Paliatif Garwita pada hari Sabtu,17 Oktober 2020 melalui aplikasi zoom meeting dan Live Youtube. Tidak hanya itu dalam webinar ini Ibu I. Gusti Ayu Karnasih juga mengupas tuntas manfaat relaksasi bagi pasien kanker serta bagaimana meode ini dapat menjadi alternnatif pengelolaan stress.

Tim Paliatif Garwita mengusung tema”Pengaruh Stres Terhadap Efektivitas Terapi Pasien Kanker”. Webinar ini diikuti oleh berbagai kalangan baik dari pasien kanker, keluarga, tenaga kesehatan, pemerhati kanker, mahasiswa dan umum. Diharapkan webinar ini dapat memberi manfaat dan dukungan bagi pasien kanker dan keluarga untuk terus berjuang dalam menjalani pengobatan.

Teman-teman Garwita dapat mengakses rekaman dan materi diskusi melalui link di bawah ini:


Materi :
1. Materi 1 dr. Andreas
2. Cancer survivor with Relaxation_Materi 2_B Ayu 

Youtube Link :
https://youtu.be/gYkQi_RhI9A

 

Psychology Mini Expo & Seminar 2018

1,012

Psychology Mini Expo & Seminar yang diselenggarakan pada 4 november 2018 lalu merupakan kegiatan untuk mengenalkan masyarakat Jember tentang layanan psikologi yang ada di Jember. Acara ini diisi dengan kegiatan yang bermanfaat seperti seminar tentang serba serbi layanan psikologi, perkembangan anak, dan perkembangan remaja. Selain itu dalam acara ini diadakan pula pameran biro-biro psikologi yang dimiliki oleh psikolog bersertifikasi izin praktik di Jember.

Ada berbagai biro psikologi dengan bermacam fokus layanan yang ikut memeriahkan Psychology Mini Expo & Seminar, diantaranya Garwita Institue yang melayani klien klinis remaja dan dewasa, Brilian Psikologi dan Tulip Psikologi yang melayani klien industri dan organisasi, Prisma Consoulting yang melayani klien anak & remaja dibidang pendidikan dan keluarga, serta GAPAI yang melayani klien anak berkebutuhan khusus.

Pengunjung Psychology Mini Expo & Seminar datang dari berbagai daerah di Jember dan sekitarnya. Kegiatan ini diawali dengan sambutan oleh Ketua HIMPSI Jember yaitu Bapak Muhib, kemudian dilanjutkan pameran biro-biro psikologi sepanjang acara serta mini seminar tentang serba-serbi layanan psikologi, mengatasi emosi anak yang meledak-ledak, dan membatasi penggunaan gadget pada anak & remaja. Antusiasme pengunjung sangat tinggi terhadap informasi layanan psikologi. Para pengunjung juga banyak berdiskusi dengan pembicara saat mini seminar berlangsung.

Psychology Mini Expo & Seminar menjadi momen yang tepat bagi masyarakat Jember untuk mengenal lebih jauh layanan dan biro-biro psikologi di Jember. Di sisi lain, kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh biro-biro psikologi di Jember untuk mengembangkan diri.

Peringatan Hari Paliatif Sedunia

1,144

Memperingati hari paliatif sedunia Garwita Institute kali ini melakukan sosialisasi kepada masyarakat Jember melalui pameran foto tentang peraatan paliatif.

Foto berasal dari lomba foto yang diselenggarakan oleh tim Paliatif Garwita dan beberapa kegiatan paliatif yang dilakukan oleh tim Paliatif Garwita

 

 

 

Tema yang kami ambil adalah “to Cure and to Care” dengan nuansa alami seperti bunga hidup, batu, dan dengan warna yang natural (putih dan coklat).

 

 

 

 

Dalam acara pameran kita tak lupa memberikan informasi bagi pengunjung bisa berdonasi bagi pasien kanker melalui kegiatan, setelah berdonasi akan mendapatkan buku “Berjuang, Menerima dan Bahagia”.

 

 

 

Tujuan diadakannya pameran foto adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang perawatan paliatif dan apa manfaatnya. Kenapa perlu melakukan hal tersebut karna Paliatif masih awam di masyarakat. Serta menginfokan kepada masyarakat bahwa di Jember sendiri sudah ada Perawatan Paliatif oleh Garwita Institute yang mendampingi pasien kanker payudara sejak 2016.

 

Acara pameran foto digelar di beberapa tempat yaitu Lippo Mall Plaza tanggal 13 Oktober 2018 , alun-alun Jember 21 Oktober 2018, Lab Parahita 1&2 November 2018 dan Lapas Kelas 2 Jember 16 November 2018.
alun2

Pameran foto dihadiri oleh para relawan, pasien yang sudah terlibat dalam kegiatan paliatif, perawat, mahasiswa dan masyarakat yang sedang malaksanakan Car Free Day di Alun-alun Jember dan kami memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memberikan motivasi malalui foto untuk para pasien kanker yang sedang berjuang atas sakitnya.

https://www.instagram.com/garwitainstitute/?hl=id

berkunjung ke instagram kami untuk memberikan kata motivasi untuk pasien kanker.