Kanker Anak dan Sepaket Harapan

69

Kanker sangat mungkin terjadi pada semua orang baik itu dewasa, remaja, atau anak-anak sekalipun. Dikutip dari laman Kemenkes RI kanker merupakan pertumbuhan sel atau jaringan secara tidak terkendali, terus bertumbuh dan bertambah, serta immortal atau tidak dapat mati. Sel kanker juga dapat menyusup ke jaringan sekitar dan dapat menyebar.

Dari berbagai jenis kanker, beberapa kerap menyerang anak-anak. Kanker anak adalah kanker yang menyerang anak berusia di bawah 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Menurut Sistem Registrasi Kanker di Indonesia (SriKanDI) tahun 2005-2007, perkiraan angka kejadian kanker anak (0-17 tahun) sebesar 9 per 100.000 anak, atau di antara 100.000 anak terdapat 9 anak yang menderita kanker. Pada anak usia 0-5 tahun angka kejadiannya lebih tinggi yaitu 18 per 100.000 anak, sedangkan pada usia 5-14 tahun 10 per 100.000 anak (Kemenker RI, 2018).

Kanker yang terjadi pada anak dapat dikatakan berbeda dibanding pada orang dewasa, sebab kanker pada anak lebih sulit diketahui dan butuh penanganan khusus. Hal ini dikarenakan pada umumnya anak-anak belum mampu untuk mengemukakan apa yang dirasakan. Mengingat kompleksnya penyakit kanker maka penyembuhan anak-anak dengan penyakit kanker terbilang cukup rumit dan sulit serta membutuhkan waktu yang lama. Butuh waktu sekitar dua hingga tiga tahun untuk perawatan anak-anak dengan penyakit kanker.

Rachel House adalah sebuah yayasan sosial nirlaba, yang memberikan layanan medis khusus berupa layanan paliatif bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang hidup dengan penyakit serius seperti kanker dan HIV, di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sejak Rachel House didirikan di tahun 2006, yayasan ini memiliki visi untuk Indonesia dimana tidak ada lagi anak yang harus hidup atau meninggal dalam kesakitan. Demi keterecapaian visi tersebut, Rachel House meluncurkan sebuah buku untuk memandu pelaku rawat agar dapat memberikan perawatan dasar kepada anak mereka yang hidup dengan penyakit serius di rumah.

Dengan keberadaan buku ini, Rachel House berharap agar anak-anak dengan penyakit serius di seluruh Indonesia dapat merasakan manfaatnya serta memperoleh kenyamanan dalam melewati suatu perjalanan hidup yang tidak mudah dan agar pelaku rawat dapat memberi perawatan yang lebih optimal bagi buah hati yang mereka cintai.

 

Untuk download silahkan klik gambar dibawah ini:

Download E-book Asuhan Paliatif Anak (Rachel House)

Info lebih lanjut kunjungi website: rachel-house.org

BUKU BICARA SEKS DENGAN ANAK SUDAH TERBIT

184

Pemberian edukasi seksual sejak dini bukan lagi menjadi hal yang jauh dari kita atau hal yang aneh, melainkan sudah menjadi kebutuhan mendesak.

Mengapa demikian?
Edukasi seksual tidak hanya bertujuan memberikan skill pada anak untuk menhindari kekerasan seksual, tetapi juga membekali anak dengan kemampuan untuk secara tegas menolak aktivitas seksual berisiko serta mengambil keputusan bijaksana terkait tubuhnya sendiri dengan tetap menghargai diri & orang lain.

Apa yang diberikan pada anak?
Edukasi diberikan pada anak sesuai dengan perkembangan usianya, karena usia akan mempengaruhi kemampuan berpikir & perkembangan psikososial mereka.

Bagaimana menjawabnya?
Apa jawaban Anda bila seorang anak usia 4tahun bertanya,
“Pa, dede bayi itu keluar dari mana?”
atau anak usia 6tahun bertanya,
“Bagaimana dede bayi bisa ada di perut mama?”
atau anak usia 11tahun bertanya
“Ma, apa itu perkosaan?”

Jawaban yang diberikan orang tua akan membangun cara berpikir anak mengenai seksualitas, cinta, & tanggung jawab. Jawaban juga akan menentukan apakah anak akan segan bertanya lagi karena dimarahi, membangun komunikasi terbuka dengan orang tua, atau memutuskan mencari informasi tentang seksualitas melalui internet karena sekarang segalanya sudah berada dalam genggaman.

Yuk, kita, para orang tua & orang dewasa di sekitar anak, belajar lebih lanjut agar bisa mendampingi anak & bereksplorasi bersama mereka.

Buku Bicara Seks dengan Anak
Buku ini bukanlah sebuah kamus edukasi seksual, melainkan menjadi ajakan bagi para orang tua untuk memulai proses belajar memberikan edukasi seksual yang tepat bagi anak.

Bagaimana mendapatkannya?
WA Admin Garwita +62 878-1921-4418
atau
DM Instagram @garwitainstitute

Jangan sampai kehabisan, ya!

Penulis membuka kesempatan bagi para pembaca untuk bertanya, berdiskusi, maupun berkomentar tentang isi buku dengan mengirimkan email ke info@garwitainstitute.org atau DM Instagram @garwitainstitute

OUR ROUTINE ACTIVITY

246

The Covid-19 pandemic has limited almost all daily activities. In anticipating this, the palliative team arranged several online programs to continue providing support for cancer patients. although almost all activities are carried out online, the palliative team still coordinates with the doctors and nurses of the oncology unit at Baladhika Husada Hospital to provide services that can help cancer patients. Routine activities that are still being carried out today are online consultation, entrusted services queue number, online sharing, and a home visit.

No.

Activity Purpose

Time/Date

1.

Entrusted Queue Number To help patients on registration  collectively Every Monday, Wednesday, and Friday

Time: conditional

2.

Online Consultation Patient consultation services through the palliative team to oncologists at Baladhika Husada Hospital via WhatsApp online Every Monday to Friday

Time :

at 08.00 AM – 02.00 PM

3.

Health Information Online Sharing Share health information and detect patient needs

Purpose: to educate patients and families

Conditional

4.

Home Visit   Helping patient care, motivating, and educate patients and their families about self-care Conditional

SPECIAL GIFT FOR SPECIAL ONE

317

Palliative care team recently got special donations from our partner, Nestle Health ScienceNestle Health Science engaged in the fulfilment of nutritional therapy for cancer patients. About 50 boxes of Isocal milk and 15 cans of Boost Optimum milk were donated to several cancer patients through the palliative team. This assistance was specifically given to the patients with certain conditions because our aim is to bolster up the patient’s nutritional needs during therapy.

PALLIATIVE SEMINAR | STRESS IN CANCER PATIENTS AND ITS IMPACT ON THE EFFECTIVENESS OF THERAPY

236

Psychological problems are considered to have the most powerful influence on the success of cancer patient therapy, one of which is stress. dr. Andreas Andrianto, Sp.B (K) Onk, gave an overview of the psychological conditions and several causes of the stress of the cancer patients in an online seminar held by the Garwita Palliative Care Team on Saturday, October 17, 2020. The seminar was delivered through the Zoom meeting application and Live Youtube. In this seminar, Mrs I. Gusti Ayu Karnasih, as a senior nurse and hypnotherapist, also thoroughly discussed the benefits of relaxation for cancer patients and how this method can be an alternative for stress management.

It was discussed in the seminar that many of the cancer patients in Jember had severe stress conditions due to the chemotherapy process because of its side effects. Therefore, they need a stronger support system from caregivers, health practitioners, and other patients. This seminar was attended by various groups: cancer patients, caregivers, health workers, cancer observers, and students from health-related major. It is hoped that this seminar could increase the awareness of the society about the effect of stress on cancer patients and provide the support needed by the patients and their families to continue fighting cancer.

VIRTUAL RELAXATION: AN ALTERNATIVE METHOD FOR CANCER PATIENTS STRESS MANAGEMENT

291

Psychological conditions, in general, have a very important role in supporting the cancer patient therapy. Various things can trigger stress that affects the patient’s psychological condition while undergoing treatment. In dealing with psychological problems, it is necessary to have good coordination between patients, families, and health practitioners to keep the patient’s condition stable during treatment. One of the methods of stress management that can be done by patients and their families is a relaxation program.

To solve psychological problems in cancer patients, the palliative team held Virtual Relaxation Program. This program was carried independently by the patients and their families in their respective homes under the direction of the palliative team. In collaboration with Mrs I Gusti Ayu Karnasih, M. Kep, Ns. Sp. Kep Mat, Garwita Institute designed relaxation recordings that were made and customized to the conditions of the patients.

The palliative team and volunteers did an assessment as an initial stage and also a post-relaxation assessment to know the patients’ conditions further. Some patients became calmer after the program. Besides, the feeling of anxiety towards the disease also gradually decreased after undergoing the relaxation regularly. Based on the interim evaluation, the palliative team will continue to study and conduct research to produce relaxation records that can be useful for many more cancer patients.

TETAP PRODUKTIF & SEHAT MENTAL

242

Pandemi yang sudah berjalan selama 8 bulan memberi dampak bagi pekerja, salah satunya stres kerja.

Stres kerja merupakan kondisi ketegangan yang menciptakan adanya ketidakseimbangan fisik dan psikologis sehingga mempengaruhi kondisi pekerja. Untuk mengatasi masalah ini pekerja bisa melakukan regulasi terhadap diri sendiri.

Penjelasan mengenai kondisi stres dibahas dengan jelas dan menarik oleh dr. Dewi Prisca Sembiring, Sp.KJ dalam webinar yang diadakan oleh Garwita pada hari Jumat, 6 November 2020 melalui aplikasi zoom meeting. Tidak hanya itu, dalam webinar ini, Mieke Prasetyo, M.Psi, Psikolog juga mengupas metode regulasi diri dan hidup produktif.

Sahabat Garwita bisa mengakses rekaman dan materi melalui link di bawah ini:

https://www.youtube.com/watch?v=pmQtr0iTeok&t=3115s

webinar_kesmen_dpriscaSPKJ

Webinar Sehat Bahagia

Relaksasi Sebagai Alternatif Menunjang Keberhasilan Terapi Pasien Kanker

277

Kondisi psikologis secara umum memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan terapi pasien kanker.  Berbagai hal dapat menjadi pemicu stres sehingga mempengaruhi kondisi psikologis pasien kanker saat menjalani pengobatan. Untuk mengatasi hal ini pasien dan keluarga harus saling bekerjasama dalam mengelola stres dan menjaga kondisi psikologis pasien tetapstabil selama masa pengobatan. Metode pengelolaan stress yang dapat dilakukan oleh pasien dan keluarga salah satunya dengan memanfaatkan alternatif relaksasi.

Penjelasan seputar kondisi psikologis pasien kanker dibahas secara jelas dan menarik oleh dr. Andreas Andrianto, Sp.B(K)Onk dalam webinar yang diadakan oleh Tim Perawatan Paliatif Garwita pada hari Sabtu,17 Oktober 2020 melalui aplikasi zoom meeting dan Live Youtube. Tidak hanya itu dalam webinar ini Ibu I. Gusti Ayu Karnasih juga mengupas tuntas manfaat relaksasi bagi pasien kanker serta bagaimana meode ini dapat menjadi alternnatif pengelolaan stress.

Tim Paliatif Garwita mengusung tema”Pengaruh Stres Terhadap Efektivitas Terapi Pasien Kanker”. Webinar ini diikuti oleh berbagai kalangan baik dari pasien kanker, keluarga, tenaga kesehatan, pemerhati kanker, mahasiswa dan umum. Diharapkan webinar ini dapat memberi manfaat dan dukungan bagi pasien kanker dan keluarga untuk terus berjuang dalam menjalani pengobatan.

Teman-teman Garwita dapat mengakses rekaman dan materi diskusi melalui link di bawah ini:


Materi :
1. Materi 1 dr. Andreas
2. Cancer survivor with Relaxation_Materi 2_B Ayu 

Youtube Link :
https://youtu.be/gYkQi_RhI9A